Imam Al Ghazali berkata:
Yang singkat itu - "waktu"
Yang menipu itu - "dunia"
Yang dekat itu - "kematian"
Yang besar itu - "hawa nafsu"
Yang berat itu - "amanah"
Yang sulit itu - "ikhlas"
Yang mudah itu - "berbuat dosa"
Yang susah itu - "sabar"
Yang lupa itu - "bersyukur"
Yang membakar amal itu - "mengumpat"
Yang ke neraka itu - "lidah"
Yang berharga itu - "iman"
Yang mententeramkan hati itu - "teman sejati"
Yang ditunggu Allah SWT itu -"TAUBAT".
Blog Pribadi Mahmud Sidik & Teti Zubaedah
Selasa, 29 Maret 2016
Senin, 28 Maret 2016
Belajar Ikhlas dari Gula Pasir
Belajar IKHLAS dari GULA PASIR
☕ Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS...bukan KOPI GULA...
Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnyaTEH MANIS...bukan TEH GULA...
🍊 Gula PASIR memberi RASA MANIS pada ES JERUK..., tapi orang MENYEBUTnya ES JERUK MANIS...bukan ES JERUK GULA
🍞🍞 ORANG menyebut ROTI MANIS...bukan ROTI GULA...
🍾 ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....
Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...
🏥 akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut.. PENYAKIT GULA ..!!!
BEGITUlah HIDUP....Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang....
Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan...
IKHLASlah seperti GULA...
LARUTlah seperti GULA...
Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!!
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!!
Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...
tapi untuk DIRASAkan....semangat berbagi kebaikan semua....
☕ Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS...bukan KOPI GULA...
Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnyaTEH MANIS...bukan TEH GULA...
🍊 Gula PASIR memberi RASA MANIS pada ES JERUK..., tapi orang MENYEBUTnya ES JERUK MANIS...bukan ES JERUK GULA
🍞🍞 ORANG menyebut ROTI MANIS...bukan ROTI GULA...
🍾 ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....
Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...
🏥 akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut.. PENYAKIT GULA ..!!!
BEGITUlah HIDUP....Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang....
Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan...
IKHLASlah seperti GULA...
LARUTlah seperti GULA...
Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!!
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!!
Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...
tapi untuk DIRASAkan....semangat berbagi kebaikan semua....
Minggu, 27 Maret 2016
Klarifikasi Atas Tuduhan Mary at (Maryatun) dkk kepada kami
Assalamu'alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh
Segala Puji hanya milik Allah, Tuhan yang menguasai segala alam, yang menggenggam segala urusan. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah kecuali Allah Subhanahu Wata'ala. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Selanjutnya kami beristighfar dan bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh, atas segala dosa yang telah kami perbuat, baik dosa itu dilakukan secara sadar ataupun tidak sadar, sengaja atau tidak sengaja, yang terang-terangan atau sembunyi-sembunyi. Dan kamipun memohon maaf kepada siapapun yang sudah merasa kami dzolimi. semoga Allah mengampuni dosa kita semua. aamiin.
Sudah lama kami melihat grup di fb yang menjelekan, melecehkan, merendahkan kami. pada awalnya saya tidak menganggap bahwa hal itu sesuatu yang serius, kami menganggap itu hanya sebuah keisengan dari seorang janda yang bernama maryatun atau akun FB nya bernama Mary at. Maka selama ini saya tidak menghiraukannya. Namun belakangan ini banyak kawan-kawan yang bertabayun kepada kami dan menyarankan untuk memberikan klarifikasi, maka dengan menyebut nama Allah Insya Allah di sini kami akan memberikan klarifikasi atas tuduhan keji tersebut. Hal ini kami tulis bukan untuk mengemis supaya dipercayai oleh siapapun.
Hubungan kami dengan Maryatun(Mary at)
Sebelum kami memberikan klarifikasi, disini kami ingin menceritakan terlebih dahulu tentang hubungan kami dengan Maryatun (Mary at). Berawal kenal di fb, terjalinlah silaturahim sampai dia datang berkunjung ke tempat kami di Purbalingga, seingat saya dia menginap di tempat kami 2 malam, dan dia menitipkan mesin jahit klasik/kecil 3 unit, mesin potong kain octa, dan cetakan kancing bungkus. saat itu kami bukan sebagai produsen busana muslim, tapi hanya sebagai penjahit/hanya menerima orderan dari orang lain. tiap bulan kamipun membagi sisa upah karyawan, walau nilainya mungkin tidak seberapa, kadang 300rb, kadang 200rb. setelah sekian bulan berjalan qodarullah usaha kami yang telah lebih lama dirintis, yaitu usaha kuliner mengalami kebangkrutan. dari sejak itulah usaha jahitpun ikut kena dampak, karena dalam usaha kuliner tersebut ada beberapa dana yang harus dikembalikan kepada investor, dan asbab si fulan yang mengelola usaha kuliner menggadaikan BPKB mobil ooperasional, kamipun harus menutup semua itu.
Semua itu telah berlalu, dan apa yang dititipkan oleh Maryatun kepada kami, semua telah kami kembalikan dalam bentuk uang sesuai yang dia minta yaitu 4,5 juta, begitu pula dengan uang teman-teman yang lain, seperti Sinta Motika 5 juta, Irvina Ekawati 5 juta, Rini Chandra totalnya 15 juta dan baru kami kembalikan 10 juta, Susan Sukma 3juta semuanya sudah dikembalikan dan ada bebrapa kawan yang memang dalam tahap cicilan. Jadi intinya kami dengan maryatun sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Tapi saat ini dia paling getol memprovokasi kawan-kawan yang ikut gabung usaha dengan kami, dia berusaha menjatuhkan, menghinakan sampai-sampai membuat grup khusus ghibah yang di dalamnya penuh fitnah. Sampai-sampai banyak orang yang termakan oleh fitnah dan hasutannya. dia melakukan semua itu berdalih agar tidak ada korban kami lagi. Allohu musta'an, sungguh telah berlebihan, karena sesungguhnya kalau kami niat menipu tentu untuk apa kami harus cape-cape menggunakan modal tersebut untuk pakai usaha dulu.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
BANTAHAN ATAS TUDUHAN PENIPUAN..!!!
Setiap teman yang mau ikut usaha, semua berawal dengan baik, tidak ada paksaan, kami siap tanda tangan di surat perjanjian, memberikan info dan data lengkap atau hal-hal lain yang diperlukan. Selama ini kami tidak pernah memaksa siapapun untuk ikut usaha kerjasama dengan kami. Saat itu kami sebatas memberikan info sebagai peluang usaha yang dengan harapan akan menjadi maslahat bersama.
Semua sudah faham, kecuali orang yang tidak sehat akalnya, bahwa yang namanya usaha atau bisnis, siapapun dia pelakunya, sehebat apapun orangnya tidak akan lepas dari dua perkara yaitu : UNTUNG & RUGI. Nah yang sering jadi masalah ketika investor tidak mau tau kondisi. saat storan telat timbulah su'udzon, apalagi ditambah hasutan-hasutan Maryatun yang sangat dahsyat. seperti contoh terakhir saat ini yaitu 3 investor kami yang terakhir (kami sebut terakhir karena kami sudah bertekat tidak akan menerima modal lagi dari siapapu dan sebesar apapun, walau sampai hari ini masih ada saja yang mau nitip modal). investor yang terakhir adalah sdri Andhin Marsel 25 juta, Mba Aidha 60 juta dan mba Aisyah 35 juta, ketika usaha mulai jalan tapi karena storan bagi hasil belum maksimal terus ditambah provokasi maryatun dkk, maka dalam keadaan dagangan kami digunjang ganjing semuanya minta balik modal (saat ini sedang dalam cicilan) Padahal dalam islam konsep kerjasama itu pemilik modal tidak boleh menarik modal semena-mena. Intinya kerjasama itu butuh kesabaran bersama, saling memahami tentang usaha yang dijalani.
Kembali kepada inti masalah, yaitu tuduhan menipu yang dituduhkan kepada kami, Seandainya kami niat menipu, untuk apa kami mengembalikan modal, sudah saja pergi jauh, ganti nomer HP, tapi kami TIDAK SEPERTI ITU..!!! Setelah hubungan kami dengan investor dirusak oeleh Maryatun, setelah jualan saya digonjang-ganjing oleh Maryatun, setelah pelanggan saya diprovokasi oleh Maryatun dkk, kami tetap berusaha mengembalikan uang modal setiap investor, walau melalui tahapan. Walau kami sudah dianggap sampah, saban hari diteror, dianjing-anjing oleh investor yang termakan provokasi Maryatun dkk, kami tetap besikap baik, kami bisa dihubungi, dan ketika ada dana kamipun mencicilnya, kalu niat menipu untuk apa kami bersikap seperti itu..!!!???
Kadang kami heran..!!! dengan orang-orang yang mengharapkan uangnya kembali segera, tapi jualan kami diganggu, semua pelanggan diprovokasi. sungguh perbuatan Ghuluw. Hanya dengan mendengar berita dari sebelah pihak langsung yakin. Ada beberapa sahabat di FB yang sudah terjalin persahabatan lama dengan baik, tiba-tiba inbok: "KAMU PENIPU YA?" Luar biasa fitnahnya, hanya membaca atau mendengar dari grup ghibah Maryatun langsung berkesimpulan seperti itu tanpa ada tabayun.
---------------------------------------------------------------------------
Andai kami memakai uang modal itu untuk disalah gunakan, berfoya-poya, tentu kami tidak akan ngontrak kamar bulanan lagi, tapi kenyataannya kami tidak memiliki apa-apa. Ngontrak rumah petak pun kami bayar bulanan sesuai dengankemampuan, itupun kadang telat. Sepeda motorpun kami tidak punya, HP pun menggunakan HP klas murahan, maka sungguh sangat keji jika menuduh kami telah menyalah gunakan dana modal tersebut. Andai kami mau menggunakan dana tersebut, tentu kami akan bayar kontrak rumah tahunan, beli motor atau keperkuan lainnya.
Inti dari sebab-sebab semua tuduhan ini adalah hanya karena kedengkian. Semoga Allah mengampuni kita.
Andai semuanya menuntut kami untuk dipenjarakan dengah tuduhan penipuan dan dengan harapan agar modal segera dikembalikan, silahkan jika itu sudah taqdir kami, tapi perlu diingat, kami tidak punya apa-apa yang bisa dijadikan barang sitaan. Rumah tidak punya, kendaraan tidak punya. Kami hanya punya ibu yang sudah tua renta dan 5 anak.
Andai kami punya rumah atau kendaraan tentu akan kami jual semua untuk mengembalikan modal-modal tersebut.
Mungkin kalau Mary at dkk yang sudah lunas tidak ada kerugian, tapi bagai mana yang masih dalam tahap cicilan, tentu akan rugi karena tidak akan dapat apa-apa kecuali kepuasan nafsu.
------------------------------------------------------------------------------
Kepada kawan-kawan yang jadi investor kami, kami sedang berusaha untuk mengembalikan dana kalian semua. DEMI ALLAH tidak sedikitpun untuk mendzolimi apalagi sampai menipu.
Demikian untuk sementara penjelasan dari kami. dan kami hanya memohon pertolongan kepada Allah.
Insya Allah tulisan ini jika perlu tambahan, akan kami tambahkan pada kesempatan yang akan datang, Insya Allah..
Hormat Kami
Mahmud Sidik & Teti Zubaedah
--------------------------------------------------------------
Berikut sebagian kecil bukti transfer bagi hasil dan pengembalian modal:
Dan untuk pemilik akun fb "Penjual busana Syar'i" modal sudah kami kembalikan 14 juta, dan barang-barang yang bawa kami dari Purbalingga yg sekarangmasih di tempat akun Penjual busana syar'i sudah kami sedekahkan. Seperti lampu neon besar 2, lampu mesin 4, komputer, mesin lubang kancing juki, mesin potong kain5 inc, strika gas ukuran5 lt, meja komputer, karpet, dan skat ruangan konveksi serta pengecatannya, sudah kami ikhlaskan. Jadi sebenarnya sudah tidak ada urusan lagi. Tapi kenapa masih belum puas..??? Sampai tambah dengan tebar finah ke sana ke mari. Mau cari apa lg? Dunia...dunia...
Segala Puji hanya milik Allah, Tuhan yang menguasai segala alam, yang menggenggam segala urusan. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah kecuali Allah Subhanahu Wata'ala. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Selanjutnya kami beristighfar dan bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh, atas segala dosa yang telah kami perbuat, baik dosa itu dilakukan secara sadar ataupun tidak sadar, sengaja atau tidak sengaja, yang terang-terangan atau sembunyi-sembunyi. Dan kamipun memohon maaf kepada siapapun yang sudah merasa kami dzolimi. semoga Allah mengampuni dosa kita semua. aamiin.
Sudah lama kami melihat grup di fb yang menjelekan, melecehkan, merendahkan kami. pada awalnya saya tidak menganggap bahwa hal itu sesuatu yang serius, kami menganggap itu hanya sebuah keisengan dari seorang janda yang bernama maryatun atau akun FB nya bernama Mary at. Maka selama ini saya tidak menghiraukannya. Namun belakangan ini banyak kawan-kawan yang bertabayun kepada kami dan menyarankan untuk memberikan klarifikasi, maka dengan menyebut nama Allah Insya Allah di sini kami akan memberikan klarifikasi atas tuduhan keji tersebut. Hal ini kami tulis bukan untuk mengemis supaya dipercayai oleh siapapun.
Hubungan kami dengan Maryatun(Mary at)
Sebelum kami memberikan klarifikasi, disini kami ingin menceritakan terlebih dahulu tentang hubungan kami dengan Maryatun (Mary at). Berawal kenal di fb, terjalinlah silaturahim sampai dia datang berkunjung ke tempat kami di Purbalingga, seingat saya dia menginap di tempat kami 2 malam, dan dia menitipkan mesin jahit klasik/kecil 3 unit, mesin potong kain octa, dan cetakan kancing bungkus. saat itu kami bukan sebagai produsen busana muslim, tapi hanya sebagai penjahit/hanya menerima orderan dari orang lain. tiap bulan kamipun membagi sisa upah karyawan, walau nilainya mungkin tidak seberapa, kadang 300rb, kadang 200rb. setelah sekian bulan berjalan qodarullah usaha kami yang telah lebih lama dirintis, yaitu usaha kuliner mengalami kebangkrutan. dari sejak itulah usaha jahitpun ikut kena dampak, karena dalam usaha kuliner tersebut ada beberapa dana yang harus dikembalikan kepada investor, dan asbab si fulan yang mengelola usaha kuliner menggadaikan BPKB mobil ooperasional, kamipun harus menutup semua itu.
Semua itu telah berlalu, dan apa yang dititipkan oleh Maryatun kepada kami, semua telah kami kembalikan dalam bentuk uang sesuai yang dia minta yaitu 4,5 juta, begitu pula dengan uang teman-teman yang lain, seperti Sinta Motika 5 juta, Irvina Ekawati 5 juta, Rini Chandra totalnya 15 juta dan baru kami kembalikan 10 juta, Susan Sukma 3juta semuanya sudah dikembalikan dan ada bebrapa kawan yang memang dalam tahap cicilan. Jadi intinya kami dengan maryatun sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Tapi saat ini dia paling getol memprovokasi kawan-kawan yang ikut gabung usaha dengan kami, dia berusaha menjatuhkan, menghinakan sampai-sampai membuat grup khusus ghibah yang di dalamnya penuh fitnah. Sampai-sampai banyak orang yang termakan oleh fitnah dan hasutannya. dia melakukan semua itu berdalih agar tidak ada korban kami lagi. Allohu musta'an, sungguh telah berlebihan, karena sesungguhnya kalau kami niat menipu tentu untuk apa kami harus cape-cape menggunakan modal tersebut untuk pakai usaha dulu.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
BANTAHAN ATAS TUDUHAN PENIPUAN..!!!
Setiap teman yang mau ikut usaha, semua berawal dengan baik, tidak ada paksaan, kami siap tanda tangan di surat perjanjian, memberikan info dan data lengkap atau hal-hal lain yang diperlukan. Selama ini kami tidak pernah memaksa siapapun untuk ikut usaha kerjasama dengan kami. Saat itu kami sebatas memberikan info sebagai peluang usaha yang dengan harapan akan menjadi maslahat bersama.
Semua sudah faham, kecuali orang yang tidak sehat akalnya, bahwa yang namanya usaha atau bisnis, siapapun dia pelakunya, sehebat apapun orangnya tidak akan lepas dari dua perkara yaitu : UNTUNG & RUGI. Nah yang sering jadi masalah ketika investor tidak mau tau kondisi. saat storan telat timbulah su'udzon, apalagi ditambah hasutan-hasutan Maryatun yang sangat dahsyat. seperti contoh terakhir saat ini yaitu 3 investor kami yang terakhir (kami sebut terakhir karena kami sudah bertekat tidak akan menerima modal lagi dari siapapu dan sebesar apapun, walau sampai hari ini masih ada saja yang mau nitip modal). investor yang terakhir adalah sdri Andhin Marsel 25 juta, Mba Aidha 60 juta dan mba Aisyah 35 juta, ketika usaha mulai jalan tapi karena storan bagi hasil belum maksimal terus ditambah provokasi maryatun dkk, maka dalam keadaan dagangan kami digunjang ganjing semuanya minta balik modal (saat ini sedang dalam cicilan) Padahal dalam islam konsep kerjasama itu pemilik modal tidak boleh menarik modal semena-mena. Intinya kerjasama itu butuh kesabaran bersama, saling memahami tentang usaha yang dijalani.
Kembali kepada inti masalah, yaitu tuduhan menipu yang dituduhkan kepada kami, Seandainya kami niat menipu, untuk apa kami mengembalikan modal, sudah saja pergi jauh, ganti nomer HP, tapi kami TIDAK SEPERTI ITU..!!! Setelah hubungan kami dengan investor dirusak oeleh Maryatun, setelah jualan saya digonjang-ganjing oleh Maryatun, setelah pelanggan saya diprovokasi oleh Maryatun dkk, kami tetap berusaha mengembalikan uang modal setiap investor, walau melalui tahapan. Walau kami sudah dianggap sampah, saban hari diteror, dianjing-anjing oleh investor yang termakan provokasi Maryatun dkk, kami tetap besikap baik, kami bisa dihubungi, dan ketika ada dana kamipun mencicilnya, kalu niat menipu untuk apa kami bersikap seperti itu..!!!???
Kadang kami heran..!!! dengan orang-orang yang mengharapkan uangnya kembali segera, tapi jualan kami diganggu, semua pelanggan diprovokasi. sungguh perbuatan Ghuluw. Hanya dengan mendengar berita dari sebelah pihak langsung yakin. Ada beberapa sahabat di FB yang sudah terjalin persahabatan lama dengan baik, tiba-tiba inbok: "KAMU PENIPU YA?" Luar biasa fitnahnya, hanya membaca atau mendengar dari grup ghibah Maryatun langsung berkesimpulan seperti itu tanpa ada tabayun.
---------------------------------------------------------------------------
Andai kami memakai uang modal itu untuk disalah gunakan, berfoya-poya, tentu kami tidak akan ngontrak kamar bulanan lagi, tapi kenyataannya kami tidak memiliki apa-apa. Ngontrak rumah petak pun kami bayar bulanan sesuai dengankemampuan, itupun kadang telat. Sepeda motorpun kami tidak punya, HP pun menggunakan HP klas murahan, maka sungguh sangat keji jika menuduh kami telah menyalah gunakan dana modal tersebut. Andai kami mau menggunakan dana tersebut, tentu kami akan bayar kontrak rumah tahunan, beli motor atau keperkuan lainnya.
Inti dari sebab-sebab semua tuduhan ini adalah hanya karena kedengkian. Semoga Allah mengampuni kita.
Andai semuanya menuntut kami untuk dipenjarakan dengah tuduhan penipuan dan dengan harapan agar modal segera dikembalikan, silahkan jika itu sudah taqdir kami, tapi perlu diingat, kami tidak punya apa-apa yang bisa dijadikan barang sitaan. Rumah tidak punya, kendaraan tidak punya. Kami hanya punya ibu yang sudah tua renta dan 5 anak.
Andai kami punya rumah atau kendaraan tentu akan kami jual semua untuk mengembalikan modal-modal tersebut.
Mungkin kalau Mary at dkk yang sudah lunas tidak ada kerugian, tapi bagai mana yang masih dalam tahap cicilan, tentu akan rugi karena tidak akan dapat apa-apa kecuali kepuasan nafsu.
------------------------------------------------------------------------------
Kepada kawan-kawan yang jadi investor kami, kami sedang berusaha untuk mengembalikan dana kalian semua. DEMI ALLAH tidak sedikitpun untuk mendzolimi apalagi sampai menipu.
Demikian untuk sementara penjelasan dari kami. dan kami hanya memohon pertolongan kepada Allah.
Insya Allah tulisan ini jika perlu tambahan, akan kami tambahkan pada kesempatan yang akan datang, Insya Allah..
Hormat Kami
Mahmud Sidik & Teti Zubaedah
--------------------------------------------------------------
Berikut sebagian kecil bukti transfer bagi hasil dan pengembalian modal:
Dan untuk pemilik akun fb "Penjual busana Syar'i" modal sudah kami kembalikan 14 juta, dan barang-barang yang bawa kami dari Purbalingga yg sekarangmasih di tempat akun Penjual busana syar'i sudah kami sedekahkan. Seperti lampu neon besar 2, lampu mesin 4, komputer, mesin lubang kancing juki, mesin potong kain5 inc, strika gas ukuran5 lt, meja komputer, karpet, dan skat ruangan konveksi serta pengecatannya, sudah kami ikhlaskan. Jadi sebenarnya sudah tidak ada urusan lagi. Tapi kenapa masih belum puas..??? Sampai tambah dengan tebar finah ke sana ke mari. Mau cari apa lg? Dunia...dunia...
Langganan:
Postingan (Atom)

